(jangan) remehkan hal kecil

Dikisahkan ketika datang seorang peminta-minta, sang kekasih menegur dengan wajah tak lazim. Kala itu, wajahnya terlihat masam. Maka, Dia menegur kekasihnya itu. Dan, mengabadikannya dalam kumpulan surat cinta teruntuk umat kekasihNya itu di salah satu surat juz ke Tigapuluh.
__

(2)
Seorang tua renta yang suka mencaci maki sang kekasih tiap hari didatangi seorang lelaki untuk sekadar duduk membersamai. Memberinya makan, menemani, lalu menyuapi suap demi suap. Kala itu, dia yang membenci seorang utusanNya, gencar berkata halhal tak mengenakkan tentang pemimpin umat tanpa mengetahui siapa sebenarnya sosok yang memberinya makan.

Waktu berlalu. Di kemudian hari, datang lagi seorang lelaki memberinya makan. Tak seperti biasa; dia memuntahkan dan menghujat orang tersebut.

"Siapa kau? Kau bukan orang yang biasa menyuapiku. Orang yang menyuapiku terlebih dahulu menghaluskan makananku kemudian menyuapiku."

Si lelaki terdiam

"Siapa kau. Kemana lelaki yang biasa menyuapiku?"
Dengan terisak. "Dia telah berpulang. Menemui kekasihnya. Dialah Muhammad, Sang Nabi seluruh umat. Kekasih Allah swt."
Wanita itu terdiam. Tidak disangkanya. Tanpa banyak kata, ia tak sungkan untuk bersyahadat kala itu juga.

Perempuan tua itu sadar. Lelaki yang selama ini menyuapi adalah lelaki yang sepanjang hidupnya terus ia hina. Lelaki yang tak pernah marah ketika dihina bahkan berbalas budi menyuapinya demgan penuh sayang.
___

(3)
Adalah perang dimana harta rampasan masa itu dibagi rata kepada yang membutuhkan. Musuh ditawan dengan welas asih. Jandajanda diperhatikan. Anakanak dijaga. Dan, 10 tahun terakhir masa dakwah terang-terangan itu abadi. Hingga kini.
___

sumber gambar. islampos

Ada sangat banyak perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari. Semua perbuatan baik manusia, hasilnya selalu kebaikan; seperti kata pepatah, " Engkau akan mendapatkan apa yang engkau tanam".


Ibnul Qayim Aljauziyah berkata:

"Barangkali saja kamu sedang tidur pulas, sementara pintu-pintu langit diketuk puluhan doa yang ditujukan untukmu, yang berasal dari orang fakir miskin yang kamu bantu, atau orang sedih yang kamu hibur, atau dari orang lewat yang kamu berikan senyum kepadanya, atau orang dalam kesempitan yang kamu lapangkan".

"Maka jangan sekali-kali memandang kecil segala perbuatan baik untuk selamanya".

___

Senyumlah kepada orang yang ditemui. Jangan bermuka masam. Jangan marah. Berbagilah pada yang berhak menerima sedikit rezeki. Teruslah mendekat padaNya, agar kau tak merasa sendiri. Hal kecil dapat menjadi besar karena pelakunya. Hal besar dapat menjadi kecil karena pelakunya.

Innamala'malu bin niat.

Allah lagi. Allah dulu. Allah sekarag.
.
.
.
seorang pembelajar - diahasaid
kendari, 24 Ram

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kita yang... .

Belanja di Pasar Tradisional: Why Not?

B-e-n-d-e-r-a