Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

the power of husnudzan (3)

Gambar
   " dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya yang jahat tetapi karena orang-orangnya yang tak peduli. " -albert einstein- kamis pekan lalu, lepas maghrib waktu indonesia bagian Kendari, saya bersama adik menuju sebuah kompleks perumahan baru. daerah sana tergolong syepi dan guelap. mendekati isya kami tiba di sana. saya merasa ada yang aneh sejak awal kami meninggalkan asrama tempat saya berteduh selama dua tahun terakhir. ban motor saya bagian belakang kayaknya kempes deh, saya hanya bisa bergumam. berharap itu hanya perasaan seorang cewek yang lagi parno. kompleks yang tergolong baru itu tentu belum beraspal. jalanan yang (alhamdulillah bagus karena sepanjang hari ini tidak hujan). kami mulus mengikuti lorong hingga tiba di tujuan. me : dek, coba hubungi lagi nomor tadi. dy  : iya, kak. tak lama, seorang lelaki muncul (dia sedari tadi memperhatikan kami di antara kesibukan lain...

the power of husnudzan (2)

Gambar
" husnudzan saja, bila Aallah jauhkan aku dengannya artinya Allah sudah siapkan yang lebih baik darinya. " - on IG berani berhijrah- sebab tak akan ada yang sia-sia jika diri benar-benar berproses. perihal masalah yang ditemui, adalah hal yang harus di terima. kita bukan satu-satunya orang yang bermasalah di dunia. berhenti mengeluh. setiap cerita memiliki hikmah di baliknya. seorang penulis menulis pasti menyiratkan pesan tersendiri. seorang pekerja dibalik kerjaannya, ada banyak hal yang dipelajarinya. terlebih seorang pelajar, banyak hal yang diketahuinya tetapi masih sangat baaanyak lagi hal lain yang ternyata belum ia sentuh; belum ia ketahui.  kita dapat menyebutnya benturan. mengapa? pada akhirnya tiap ujian besar juga kecil umpama benturan dengan frekuensi masing-masing disertai gelombang yang dimiliki akan berwujud sebagai kenyataan yang telah menghantam diri. dan, penerimaan atas itu adalah seni. nah lo? iya, seni dalam menjalani kehidupan...

Diah Anindiah Said: the power of husnudzan

Diah Anindiah Said: the power of husnudzan : sekolah dan kehidupan adalah dua dimensi tersendiri. TENTANG bagaimana belajar dan menyelesaikan tugas serta menyelesaikan tugas kemudi...

the power of husnudzan

Gambar
sekolah dan kehidupan adalah dua dimensi tersendiri. TENTANG bagaimana belajar dan menyelesaikan tugas serta menyelesaikan tugas kemudian belajar dari itu. in frame. Sindang Barang - Bogor, Juni 2016. satu fase  telah terlewati. telah ditetapkanNya sesuatu untuk setiap jiwa. di tiap fase, diperlukan anak tangga sebagai pemacu dan pemicu agar terus dapat melangkah menuju puncak. kita memiliki tempat pemberhentian sendiri. di tiap pemberhentian, kita pasti memiliki cerita pula dengan orang yang sama atau berbeda. maka, jangan terburu-buru menghakimi takdir. saya percaya. percaya pada mereka yang berada selingkup dengan saya dan saya menamakan lingkup tersebut 'keluarga'. di sana ada banyak rasa. di sana hal kecil semacam genetik adalah warisan turun temurun. mereka yang kemudian menguatkan bukan untuk melemahkan. sebab inilah takdir; menemu mereka. bersama mereka yang bernama keluarga; di sana pembelajaran tentang kehidupan dan berpetak ruang dengan pelba...