Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Ohayo Gozaimasu

Gambar
Ohayo... Saat menuliskan ini sebenernya terpikir untuk menuliskan yang lain sebelumnya. Saya lebih memilih ini dibanding yang itu. Dadaku masih sesak. Sejak perjalanan panjang dan singkat nan padat :D pekan pertama Desember lalu, itu masih terasa sampai sekarang. Tiba-tiba gelap atau kemudian mual yang entah tak tersalurkan  semakin menjadi. Desember memasuki pekan ketiga dan semua berjalan seakan tak ada yang terjadi. Apapun. Mencoba untuk semakin malas tahu. Ibu-ibu di depanku memakai baju kuning menenteng sebuah tas mini. Merangkulnya seakan takut kehilangan kemudian tersenyum lalu cepika-cepiki sesama rekan sejawatnya. Dia nampak begitu sumringah. Mobil lalu lalang di belakangku. Sesekali roda dua tak sungkan lewat di hadapan. Suara ketukan bungkus rokok 'mungkin' nyaring terdengar. Knalpot bising hingga angin. Semua  terjadi begitu saja. Aku melihat seorang lelaki membuka pintu. Menunduk dan berlalu. Tak jauh, lelaki berbaju putih awas menatap. Mem...

mengapa why selalu always?

mengapa why selalu always? karena because adalah is kemudian then menjadi become. agar so tidak not, saya i coba try dan and sehingga till jika if memungkinkan possible semua all akan will. kita gak akan pernah tahu apa yang orang rasakan; tentang perasaan dan segala tentangnya sampai kita kemudian menjadi sepertinya. but, itu gak mungkin kan? mudah men-judge. mudah memberi, memerintah, mengiyakan, menidakkan, dan tingkah lainnya tetapi yang sulit adalah merealisasikannya. dan and saya i coba try itu its sangat so sulit difficult. jadi so apa what must i do? ___ semua akan rumit jika dirumitkan. sederhana jika disederhanakan. mudah jika diselesaikan. bahagia jika terlaksana. karena Dia tahu kamu mampu, tak akan mengujimu di luar batas kemampuanmu. KAMU MAMPU(s). Eh, mampu. :)

pertanyaan selanjutnya (2)

Gambar
ternyata ada yang lebih mengerikan dibanding pertanyaan ini. 1. kapan wisuda? 2. kapan menikah? 3. kapan punya anak? 4. kapan nambah momongan? pertanyaan nomor 3 dan 4, sementara di-skip sampai gue bener-bener ngejalanin fase itu dan menjawab  dengen bener urutan pertanyaan mengerikan di atas. jadi, tiga bulan terakhir bener-bener riweuh dengan aktivitas yang menuntut untuk diselesaikan. tuntutan cana-cini. di balik segala aktivitas yang padat merayap (Gak sepadat benda padat), ada satu  rongga menyempil di dalamnya. menjadi mahasiswa dengan rutinitas rapat-persiapan kegiatan-follow up hingga segala hal di balik kegiatan-kegiatan yang tentu ga pernah terbayang sebelumnya. dari hasil rapat-rapat itu kemudian agenda-agenda di sepakati dan dibuat dalam satu kalender tahunan. nah, kalender tak selamanya berwarna hitam. kadang  kala, spidol merah dan hijau  turut mendampingi. dan, itu harus dirasakan. haha. konsekuensi. ujian. bahkan, jika agenda-...

who knows?

namun bila hari ini adalah yang terakhir, namun ku tetap bahagia selalu kusyukuri begitulah adanya ***  jemputan itu berhenti sejenak di persimpangan. ini bukan yang pertama. sebelum ini, beberapa kali berhenti. baik itu sarapan, makan siang, santai sejenak, mengisi bensin, juga menerima tumpangan orang yang dijumpai di jalan. padahal sekarang sedang musim hujan, dan terkadang panas. atau bahkan panas, terkadang hujan. saya tidak ingin tahu lebih jauh dimana keberadaan penjemput itu. menunggu adalah keputusan terbaik tanpa banyak bertanya. cengeng. dan, tertawa. bersiaplah! kemarin aku menemaninya membeli sebuah payung dengan motif nyaris menyerupai payung milikku (tentu dengan warna berbeda). aku diam saja ketika dia bercerita banyak hal. seperti biasa, aku tidak tertarik dengan  apa yang diceritakannya. dia selain berlebihan dalam bercerita, juga pandai menyembunyikan ekspresi. aku berjalan lebih cepat. mengamati rak-rak berisi sabun cuci piring, gelas pia...

#sdrcwk (1)

Gambar
menunggu daun yang gugur, sama saja dengannya. tetiba menghilagkan harapan. ___ sumber gbr. google "dek, ntar sore ke rumah paman, ya." "janganmi. kalau ada waktu kosong saja. kamu suka tiba-tiba membatalkan." "seperti daun kan?" "apa hubungannya dengan daun?" "tiba-tiba gugur. jatuh dari dahan. besok kau tidak akan menemukan daun yang sama di pohon yang sama." "nah!" dia AB. saya A. dua karakter yang sangat berbeda. karena saya kakak, biasa, ya emang dia harus ngalah.. kalau gak? liat ntar, gak gue acc permintaan lo. kami suka mempeributkan hal kecil. terutama saya, haha. nampaknya gen A memang menempel erat dalam diri. apa-apa yang saya perbuat harus sempurna. miring dikit, ganti. berubah sedikit, baper. wkwkwk. sama seperti pagi ini. percakapan itu, percakapan yang senantiasa berulang lalu berubah seketika di sore hari. entah karena saya yang tetiba bad-mood malas menunggu dia yang menur...

coming soon (1)

Gambar
       ini soal ikhtiar. tentang rezeki, juga kesiapan. dalam dua momentum berbeda, dua wanita yang masing-masing berperan dalam kelangsungan hidup saya saat ini menyampaikan banyak hal penting. benang merah yang saya dapatkan dalam bab ke-tiga, yakni mawas diri. yaps, sebagai seorang perempuan bukan berarti kita tidak mudah goyah, bukan? fenomena nikah muda bagi kalangan singlelillah makin marak. dalam sebulan di suatu bulan bahkan (hehe), banyak undangan yang tersebar. selain itu, berembusnya kembali angin poligami tentu memiliki dampak sendiri. karena because selalu always, jadi saya hanya paparin singlelillah. gue banget soale. kalau poligami, sementara di skip. Okay? __ menikah adalah perihal kesiapan. bukan tentang siap nikah muda atau nikah di penghujung muda, melainkan kesiapan segalanya. boleh jadi, ketika telah menyandang status sebagai pasangan, pasangan kita akan berpulang ke rahmatullah. jodoh bertemu kekasih dunia dan ...

mencari yang hilang

Gambar
Hai, Kampus. Long time no see. Tepatnya, FKIP long time no see you, dear. Gazebo FKIP 3.20pm Jadi, hari ini saya ngampus lagi setelah sekian lama gak ngampus. Hehehe. Cukup menyedihkan. But, seperti biasa... Ngampus sekadar ngampus. Ga ada hubungannya dengan akademik sama sekali. Saya hanya berlari dari kenyataan. Menghindari tangis yang tak berkesudahan. Haha. Saya mewek lagi. Karena itu, kamu harus kuat, Diah! Lepas percakapan panjang semalam, banyak uapan juga luapan mengapung. Ini seumpana bubuk coklat yang ingin kamu minum, tetapi kamu tak mengaduknya dengan benar sehingga menyisan buih menggumpal di lautan coklatmu. Kamu terlalu berbahagia dan lupa bagaimana cara mengaduk dengan benar. Ini hari Jumat. Kampus memang sepi di hari Jumat. Dan, Jumat depan bakal sepi lagi. Setidaknya saya bahagia, sebab insyaAllah Jumat pekan depan berjumpa dg Ied Adha. Yey, HAPPY IED MUBARAQ, GAES. Kenapa perempuan lebih mudah menangis? Sedih? Marah? Bahagia? Juga mengungkapkan jutaa...

atas nama aman(ah)

Gambar
    doc. pribadi penulis "sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya dan dipikullah amanah oleh manusia. sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh." -QS. al-Ahzab: 72_ Zaman ini semakin edan! Begitu kata-kata viral yang semakin sering terdengar. Edan kenapa? Ya, edan, gitu aja. Kejemuan berpikir, kebekuan berpikir, dan pengekangan potensi menjadi badai yang terus menghantam. Krisis sumber daya itu semakin melanda. HARI INI, entah berapa jiwa yang hidup dalam ke-tidak-siap-sedia-an. Mengungkung diri dalam badai; menghindari perjuangan untuk mempertahankan apa yang telah di bangun.  Kerja nyata! Untuk apa kita bekerja? Tentu masing jiwa memiliki jawaban atas tanya itu. Kita bekerja sebagai usaha. Bergerak. Berkontribusi. Kemudian, bersinergi. UNTUK APA? Untuk mempertahankan eksistensi diri dalam kejumudan yang...

hujan: sebuah usaha melupakan

Gambar
RESENSI NOVEL 'HUJAN' Judul Buku    : Hujan Penerbit      : Gramedia Pustaka Utama Tempat Terbit : Jakarta Tahun Terbit  : Januari 2016 Tebal Buku    : 320 Halaman Cover Buku    : Softcover oleh Orkha Creative Penulis       : Tere Liye   "Barang siapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan, hidup bahagia. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan."  - (Hujan (DTL), Epilog, hlm. 318)) doc. pribadi penulis. desa sumber sari kec moramo kab. konawe selatan | September 2016 Tidak ada yang lebih tabah dibanding menerima kemudian  melepas apa yang telah dicapai.  Seperti sebuah dongeng, tentang seorang raksasa yang menangis dalam sebuah hutan dengan tinggi separuh tubuhnya. Raksasa yang patah hati. Menangis sekian hari hingga mengusik habitat--ekosistem-- makhluk lain. Hutan lebat yang menjadi saksi tangisannya menjelma l...

cause a reason... (2)

Gambar
sbr gambar. doc pribadi penulis: taman faperta uho " dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi. " -QS. al-Qashash: 77   karena sebuah alasan, seseorang dapat menjadi kuat. maka, menjadilah kuat karena alasan-alasan mulia. karenaNya. sebuah refleksi. awal tahun 2014, saya mulai menyusun apa yang namanya tugas akhir. saya mulai mencari literatur-literatur dan utamanya, apa yang akan saya lakukan dengan tugas akhir nanti. semua berjalan begitu saja. penyusunan TA walau masih begitu sederhana, pelaksanaan program-program lembaga, akademik, dan amanah lainnya. nyaris tidak ada hambatannya. tidak terasa, memasuki pertengahan 2016, ketika teman-teman bangku kuliah mulai memasukkan judul penelitian pada program studi/jurusan, saya masih berkutat dengan hal lain. blangko judul yang telah saya miliki sejak 2015, terabaikan (entah, saya lupa m...

karena hati...

Gambar
sumber gambar. google sebab dunia bukanlah tempat untuk bersenang-senang, maka jangan berbangga jika tak pernah mengeluarkan tetesan bening di pinggiran mata. " jalan keluar dan pertolongan berasal dari keimanan dan kerelaan hati. kecemasan dan keluh kesah berasal dari keraguan dan amarah. " -Ibn Mas'Ud- Benar. Benar apa yang dikatakan Ibn Mas'Ud. Hati sebagai awal dan akhir dari suatu hal. Bagaimana kemudian hati berusaha untuk bijak memutuskan baik logis atau perasaan. Terkadang, kita terlalu mengandalkan hati dalam bertindak. Di saat terjepit, saya teringat Dia. Kadang merasa malu. 'Kok yo ngingetnya di saat-saat terdesak'. Namun, Dialah sebaikbaik Pencipta. Ikhtiar sepanjang waktu yang dilakukan secara maksimal pun gak akan berarti tanpa campur tanganNya. Hanya Dia yang dapat memberi  pertolongan. Maka, di saat sempit bukanlah menjauh dariNya melainkan semakin dekat denganNya. Bermanja denganNya. Setiap orang memiliki perjalan...

amanah itu rejeki

Gambar
umi    : jadi amanah itu rejeki, kalau ada temen dateng ke kalian minta tolong, gak usah ditolak dan             "sok" bilangin, 'ke si dia dulu ya'. kenapa? barangkali kalian itu orang terakhir yang             didatengin. gak usah ke-pede-an lah nanggepin sesuatu. jamaah (:D) : Jleb. Diem. umi   : kadang, dalam struktur organisasi, kita butuh si dia tetapi 99 diantara 100 pengambil kebijakan           tidak menyetujui kamu sebagai seseorang yang dibutuhkan itu. dan 9 dari 10 orang tetep ga           milih kamu, padahal kamu satu-satunya. ya, ga usah sedih. amanah itu pertanggung jawaban si            dia kepada Dia dan kamu kepada Dia. gak dipilih, masih ada yang lain. dia yang rugi. seperti  ...

the power of husnudzan (3)

Gambar
   " dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya yang jahat tetapi karena orang-orangnya yang tak peduli. " -albert einstein- kamis pekan lalu, lepas maghrib waktu indonesia bagian Kendari, saya bersama adik menuju sebuah kompleks perumahan baru. daerah sana tergolong syepi dan guelap. mendekati isya kami tiba di sana. saya merasa ada yang aneh sejak awal kami meninggalkan asrama tempat saya berteduh selama dua tahun terakhir. ban motor saya bagian belakang kayaknya kempes deh, saya hanya bisa bergumam. berharap itu hanya perasaan seorang cewek yang lagi parno. kompleks yang tergolong baru itu tentu belum beraspal. jalanan yang (alhamdulillah bagus karena sepanjang hari ini tidak hujan). kami mulus mengikuti lorong hingga tiba di tujuan. me : dek, coba hubungi lagi nomor tadi. dy  : iya, kak. tak lama, seorang lelaki muncul (dia sedari tadi memperhatikan kami di antara kesibukan lain...