Let It Go (2)
Meja itu dipenuhi tawa... Aku bisa menebak, pada akhirnya cerita ini sampai padamu. Cerita tentang segala hal yang kita pertentangkan selagi logis dan rasa tak satu. Aku bisa meramu, pada waktu yang jemu lihat tingkah kekanakkan dua, tiga, empat,..., sepuluh jiwa yang tandas dilindas masa. Seperti itukah? Tidak. Maaf, aku terlalu hiperbola. Lupakan aku, kembali pada saya: ... Dia tidak ada. Pun di rumah, ladang, dan setapak sepanjang desa ibu dan bapak. Saya sudah berasa tidak memaksa diri berpikir keras untuk menyusulnya tapi kegugupannya buat hampir seluruh orang sekitar tambah resah. April 2014; Saya akhirnya pulang membawa rindu yang menumpuk dalam almari. Separuh telah luruh dalam perjalanan. Kutandaskan dikaram kapal yang kulewati. Sisanya masingmasing berdiam di beberapa tempat yang tidak kuketahui. Lelaki itu (lagi) menjemputku. Saya tidak perlu menunggu banyaknya orang yang lalu lalang. Begitu kapal sandar di dermaga, dengan kokoh langkah...