Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

belajar menerima; menjadi ikhlas

Gambar
Lelaki itu menjawab: "Sesungguhnya kita ini milik Allah dan akan kembali kepada-Nya". Fudhail bertanya,  “Apakah kamu paham arti ucapanmu? Kamu berkata: Aku (hamba) milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Barangsiapa yang menyadari bahwa dia adalah hamba milik Allah dan akan kembali kepada-Nya, maka hendaknya dia mengetahui bahwa dia akan berdiri (di hadapan-Nya pada hari kiamat nanti), dan barangsiapa yang mengetahui bahwa dia akan berdiri (di hadapan-Nya) maka hendaknya dia mengetahui bahwa dia akan dimintai pertanggungjawaban (atas perbuatannya selama di dunia), dan barangsiapa yang mengetahui bahwa dia akan dimintai pertanggungjawaban (atas perbuatannya) maka hendaknya dia mempersiapkan jawabannya.” ... Fudhail berkata: “Engkau memperbaiki (diri) pada sisa umurmu (yang masih ada), maka Allah akan mengampuni (perbuatan dosamu) di masa lalu. Karena jika kamu (tetap) berbuat buruk pada sisa umurmu (yang masih ada), kamu akan disiksa (pada hari kiamat) karena (perbuata...

belajar untuk menjadi; ...

"sesungguhnya Allah memberi dunia pada orang yang Allah cinta maupun tidak. sedangkan iman hanya diberikan kepada orang yang Allah cinta." - HR Bukhari - ___ Segala apa yang diberiNya adalah kekuatan. Menjadi kekurangan adalah apabila diri tidak menyukuri nikmat dan atau tidak berusaha menutupi kekurangan itu menjadi suatu potensi. Potensi besar. Lagilagi saya akan berbagi cerita. Mahasiswa studi akhir biasa disibukkan dengan hilangnya data dalam leppy atau enbi yang membikin puyeng sekian kali lipat. Ini saya rasakan banget. Mau nangis? Gak mau. Mau marah? Gak boleh. Mau diem? Gak bisa. Mau nonjok? Gak deh. Berulang kalli diberi peringatan oleh teman baik secara langsung juga tidak, agar menyebar file tugas akhir di email ataupun temanteman. Hal itu mengantisipasi jika ke depannya ada apaapa. Nah, sebenernya sadar sih. Udah beberapa malah selalu niat pengen nyatuin all files yang penting di  satu flash juga email hingga tadi dua jam sebelum kejadian naas itu terja...

(jangan) remehkan hal kecil

Gambar
Dikisahkan ketika datang seorang peminta-minta, sang kekasih menegur dengan wajah tak lazim. Kala itu, wajahnya terlihat masam. Maka, Dia menegur kekasihnya itu. Dan, mengabadikannya dalam kumpulan surat cinta teruntuk umat kekasihNya itu di salah satu surat juz ke Tigapuluh. __ (2) Seorang tua renta yang suka mencaci maki sang kekasih tiap hari didatangi seorang lelaki untuk sekadar duduk membersamai. Memberinya makan, menemani, lalu menyuapi suap demi suap. Kala itu, dia yang membenci seorang utusanNya, gencar berkata halhal tak mengenakkan tentang pemimpin umat tanpa mengetahui siapa sebenarnya sosok yang memberinya makan. Waktu berlalu. Di kemudian hari, datang lagi seorang lelaki memberinya makan. Tak seperti biasa; dia memuntahkan dan menghujat orang tersebut. "Siapa kau? Kau bukan orang yang biasa menyuapiku. Orang yang menyuapiku terlebih dahulu menghaluskan makananku kemudian menyuapiku." Si lelaki terdiam "Siapa kau. Kemana lelaki yang biasa menyuap...

Diah Anindiah Said: inspire on in (1)

Diah Anindiah Said: inspire on in (1) : sumber gambar. pinterest It's about holiday. Ini tentang liburan. Hari libur. Holi and days? Gitu gak sih? hehehe.  (ngara...

inspire on in (1)

Gambar
sumber gambar. pinterest It's about holiday. Ini tentang liburan. Hari libur. Holi and days? Gitu gak sih? hehehe.  (ngarang) Di Ramadhan yang menyisakan sepekan untuk berbenah dan menyambut hari yang fitri... hawa 'fitri' itu semakin nyata pemirsahhh. H-nya 'tiga harakat' ya. Siswa SD hingga SMA telah menggenggam raport. Di dalamnya tertera angkaangka unik yang berbeda akumulasinya per orang dan menjadi cerita tersendiri untuk si pemilik raport. Selamat bagi yang memegang predikat rengking 1 sampai 3 atau juga harapan 1-3 bahkan favorit. Selamat. Semua naik kelas. Yang bersedih karena ada nilai yang turun gak curam atau turunnya curam banget bahkan sedih karena stagnan, udah nikmati aja. Itu perolehan prestasi selama 6 bulan belajar yang kau sendiri lakoni bukan? Sementara itu, di sisi lainnya... mereka yang lulus dan berhak naik ke jenjang selanjutnya juga mulai dari SD-SMA (juga TK). Selamat. Bagi yang lulus SMA, dunia lebih menantang menunggu...

belajar menjadi; semangat karena-Nya

Gambar
08.11.2015 09:47:08am From: KA "Cemungud eaa,... diah...kamu pasti bisa melewati masa kangenmu dengan bermanfaat dan tegar. :-) ___ sumber gambar: twitter Divapress Sebuah pesan masuk dari 2th silam. Tertinggal dengan sengaja dalam kotak masuk ponsel jadul saya. Entah apa yang terjadi saat itu. Mungkin saya yang sedang mewek di pojokkan akibat kegiatan yang berlangsung jauh jauh jauuuuh sangat dari ekspektasi atau cidera lainnya. Simpulan saya saat ini, saat itu saya sedang tidak baikbaik saja. Dannnnn.... Lupakan. 😅 Tiga hari sudah di penghujung 10 waktu akhir Ramadhan kota kembali cerah. Hujan sesekali di waktu maghrib. Suasana kembali seperti semula. Kami yang menjalankan ibadah puasa tengah gencar mengejar lailatul qadr. Sungguh menyenangkan. Betapa tidak, masjid-masjid yang biasa sepi kini dihuni banyak orang. Baik itu tilawah, dzikir, sholat sunah, berdiskusi, atau sekadar duduk (muhasabah). Suasana yang dirindukan. Pantas bila ramadhan disebut ...

belajar menjadi; menghindari malas

Gambar
Ada dua nikmat dimana banyak orang yang tertipu dengan keduanya; nikmat sehat dan nikmat waktu luang. -diriwayatkan Bukhari dari Ibn Abbas- Well, keduanya emang menjadi bumerang bagi sebagian orang. Saya diantaranya bahkan mungkin cuma saya. Ya, saya. Tepat beberapa malam lalu, dan malam sebelumnya. Genap lima hari dengan ini. Memasuki 1/3 Ramadhan terakhir; saya dibuat riweuh dengan diri sendiri. Begitu banyak hal yang tidak dapat saya maksimalkan. Well, menjadi detlainers itu gak enak. Beneran. Saya merasa napas yang tetiba sesak. Jantung yang mulai sulit dikontrol degupannya juga pergerakan jemari di atas tuts ponsel sumsang. Kali itu, saya terlalu berani mengambil keputusan untuk bekerja di akhir waktu dan menerobos lambatnya jaringan ponsel untuk mengirim berkas. Kaget? Iya. Gelisah? Iya. Sengaja? Iya. ... Sebelum itu, sebelum purnama genap membulat di langit, saya bertemu dengan temanteman dalam sebuah komunitas dimana kami adalah kumpulang orang yang sul...

menjadi serupa jantung

Jadilah seperti jantung yang tidak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat hingga membuat kita terus hidup menjelang akhir hayat. (Anonim) ___ Siapa mereka? Kitakah? Ya, bisa jadi. Hidup adalah sebuah siklus. Dimana temu dan pisah adalah hal yang tak dapat terelakkan. Juga, perihal jatuh bangkit. Banyak fase yang akan terlewati mengikuti alur yang telah tersedia. Kita hanya perlu menata. Menyiapkan diri agar tak ada yang terbengkalai. Siang ini, di sepanjang bundaran Mandonga --(maaf tanpa gambar-suasana tadi sedang hujan)--juga kemarin; saya kembali mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan. Bukan mall, ya. Haha. Jadi, saat sedang mencari perbekalan untuk berbuka dan sahur, banyak hal yang terlihat menjadi tak terlihat dan tak terlihat menjadi terlihat. 1) Terlihat tetapi tak terlihat. A) sebagai seorang makhluk hidup, manusia tak luput dari khilaf hingga menyembunyikan aib sendiri namun menguak aib orang lain. Siang kemarin, sekelompok ibubu (duh, kenapa ya) berjum...

Ramadhan di Rantau

Gambar
"Dek, mau buka puasa pakai apa sebentar?" "Terserahmi. Saya makan apa aja kecuali daun singkong." "Dek, Dita mau beli sayur apa selain daun singkong?" "Terserahmi. Yang kakak makan itumi." "Dek, kue apami kita buat sebentar untuk pabuka*?" "Lihat saja sebentar." ___ Percakapan yang terus berulang di tiap hari selama Ramadhan terkecuai soal sayur mayur yang memang diulang semenjak si tengah berada di Kendari. Mudah sebenarnya. Saya hanya perlu ke pasar berbelanja seperti biasa atau juga menunggu mas mbak sayur melewati komplek perumahan kami. Namun, soal selera yang berbeda membikin saya harus adil. Tidak mementingkan keinginan pribadi. Alhasil, tak jarang saya harus mengalah dan meng-klop-kan rasa lidah agar kami tak perlu masak pelbagai menu. Cukup menu yang sama untuk dua orang yang berbeda. Tak jarang makanan yang telah di masak terbuang hanya karena 'soal selera' yang tak mau mengalah. Ha...

istiqomah itu sulit, butuh perjuangan

Tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni. -SDD- Eyang Sapardi benar; tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni. Bahkan hujan tahun ini ikut membersamai Ramadhan. Tidak ada yang salah. Tiga hari terakhir habis dengan perumpaan. Menyesal? Iya. Namun, dengan itu saya tahu harus bagaimana. Saya dapat sadar (walau lambat) bahwa frekuensi keimanan saya sedang tidak stabil. Tidak mengapa. Saya harus bergegas. Ramadhan kali ini memasuki hari ke Duabelas. Setelah Duahari lalu hujan membiarkan kaki melenggang bebas kini dengan datangnya hujan saya harus berpikir lebih cepat dan lebih berani untuk menanggung resiko. "Dek, kakak keluarnah. Kunci pintu." "Mau ke mana?" "Kampus." "Konsulmi cepat-cepat. Ujian meja sebelum lebaran. Biar cepat pulang." "Iya. Assalamualaykum." Saya berlalu. Meninggalkannya bersama laptop juga drama Cheese and Trap. Hari ke-Dua. "Ndak ke kampus?"tanyanya. ...

09 09 1438H: Perihal Waktu

Alhamdulillah... Syukur penuh nikmat atas waktu yang diberiNya. Ramadhan memasuki waktu ke Sembilan dari Tigapuluh waktu yang dimiliki. Anakanak suka menghitung. Seperti tadi. Aku disenggolnya, sengaja. "Kak, puasa lagi Tiga minggu. Yey, Tiga minggu lagi lebaran." "Lalu?" "Kakak tidak mempersiapkan sesuatu keh untuk lebaran?" Aku masih cuek. Belum ingin digubris si kecil. "Kak, apa?" "Mungkin mempertimbangkan kesempatan untuk pulkam, Dek." "Ituji?" tanyanya lagi. "Iya." "Bagaimana dengan membuat kue rambutan atau menyegerakan ujian proposal?" Oh, no. Aku benarbenar tidak ingin menjawab. Segera aku mengambil buku. Menandai tiap paragraf untuk kutambah sebagai referensi tugas akhir. Setidaknya, dia sudah mengingatkan tentang pilihan bagiku. Juga, menegaskan untuk menyegerakan studi. Dia tidak benarbenar kecil. Anak itu telah 'sedikit' dewasa.  "Jika kau leti...

08 09 1438H

Gambar
Belajar dari Para Kanak . . . Starting Windows segera nampak ketika layar Empatbelas inchi kuatifkan. Sapaan yang hangat. Biasa saja. Bersahabat. Tepat ramadhan sepekan saat jarum jam menunjuk pukul Delapanbelas WITA. Waktu berbuka telah tiba. Yuhuuu... Saat yang dinanti. Bagaimana rasanya menantikan sesuatu yang sangat dinanti itu tiba? Thats so funny. Maybe its the great moment. Tidak lama setelah menyelesaikan rutinitas pasca berbuka, aku membuka satu akun media sosial yang cukup menyuguhkan video kanak menggemaskan dari ibuibu luar biasa. Mbak Dewi, Ibuk Retno, dan kembar AIUEO. Aku mengambil banyak hikmah dari Mbak Dewi dan Ibuk Retno. Perjalanan studi, pengabdian, pendidikan, kesungguhan, dan merawat kasih sayang. Terlalu melankolik, tetapi kedua Ibu tersebut mengajarkan banyak hal. Najwa dan Kirana adalah dua bocah imut menggemaskan yang menjadi patokan ibuibu dumay memerhatikan kondisi anak mereka (juga para jomblowan belajar--gue banget--).  Ana...

besok belum tentu hujan

besok belum tentu hujan matahari akan terbenam sementara matahati tetap menghampar. besok belum tentu hujan bapak pasti akan pulang, juga ibu. merawat kenangan. besok belum tentu hujan aku juga akan pulang. merawat satu rindu utuh. besok belum tentu hujan hari tak mesti libur. traffic light tetap ada. jemputan sayur pada masmbok menggiring pagi. besok belum tentu hujan bintang tidak sempurna gemerlap. cinta membuncah merunut manja. aku tahu. besok belum tentu hujan kamu tahu, darimana kamu tahu? sudah. tak usah bertanya. cepat. nanti telat. Maka, lakukanlah apa yang bisa kita perbuat untuk hari ini sebelum hari esok datang lalu kita menjadikannya sebagai alasan. hujan. menyejukkan bumi. bahkan kita menyambutnya diamdiam demi bias lengkung bernama pelangi. hujan. menghidupkan semesta. memberi harapan untuk pencari rupiah yang berlarian meneriakkan 'ojek bu, ojek pak, kak, ojek payung teh'. hujan. memberi harapan bahwa semua hanya sementara. kita boleh me...

Energi Cinta Syurga | 06 09 1438H

Gambar
Notulensi Grand Launching Kuliah Intensif Pra Nikah Oleh Ust. Arsalsjah 🕌 Masjid Ukhuwah Islamiyah 🗓 Kamis, 1 Juni 2017 "Energi Cinta Surga" Bicara tentang pernikahan, ada dua hal: 1. BAROKAH (QS maryam: 30-32) Manusia diberkahi: A. Sholat dijaga B. Zakat ditunaikan C. Berbuat baik pd org tua D. Tidak sombong dan celaka Hal terpenting sebelum menikah adalah harus menjadi manusia yg diberkahi terlebih dahulu. Barakah :  1. Katsaratul khair (kebaikan yg banyak) 2. Ziyadatul Khair Menikah itu berorientasi pada kebaika, bukan kepemilikan, kebersamaan atau kebahagiaan. Keberkahan itu terlihat dari orang tersebut menjadi produsen kebaikan. Orang-orang menikmati kebaikan dari yg ia hasilkan. 2. SAKINAH Ada 2 kondisi yg sangat berbeda 1. Pernikahan keluarga 2. Peperangan Pernikahan Keluarga QS Ar-Rum: 21 Point: Allah mengamati hati hamba2Nya dan mengetahuinya, maka Allah anugerahkan sakinah. Karena...