Mengetuk Lampaunya Kasih
Petikkan senar menyulap canda Berbaris nada teratur menjadi tawa Terlukis bahagia menjadi kata Semua larut dalam makna Fa mi fa la si Semua berucap hambar Sampai si lentik mengutik jemari Ceria seperti pertama berucap Hatiku, rumahku bersamaku Cintaku, kasihku, sayangku Kau kupuja, kukecup Kau kukenang, kupeluk Kusisipkan dalam ruang tersendiri Khusus untukmu Simpan, tutup... Kembali bernyanyi... Lyla, "Kenanglah aku kapanpun engkau mau. Simpan diriku bila masih dihatimu. Andaikan nanti cinta datang kembali. Akan kusanjug engkau didalam hatiku. Jalan ini memang perih. Tapi kita pernah mencobanya. Biarkan saja cerita ini mendewasakan kau dan aku." Kendari, 1Maret 2014 @9:10 am