Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Life's adventure, make it easy, enjoy it and share to another: Bukan Apaapa

Life's adventure, make it easy, enjoy it and share to another: Bukan Apaapa : Di bibirmu, separuh sinar bulan rekah padahal langit sedang resah di matamu, purnama utuh menjadi rindu yang buncah saat gelisah dan a...

Bukan Apaapa

Di bibirmu, separuh sinar bulan rekah padahal langit sedang resah di matamu, purnama utuh menjadi rindu yang buncah saat gelisah dan aku menerawang jauh kisahmu teramat panjang. harapan-harapan banyak menanti, berharap kau sentuh.  laksana suratan tuhan, kita tidak dapat menggenggam satu sama lain. seakan mengelak gulatan takdir. kita memang selalu seperti ini, tidak pernah berubah. selalu ingin menjadi kanak yang keras kepala. ah, pagi ini dengan kopi yang kusesap dalam-dalam, buatku lebih jauh lagi menelisik waktu. memasuki koridor dan berbagai kelokan sebelum akhirnya aku sampai pada saat dimana kita bertemu. kau tahu? ah, kau tidak perlu tahu. Di tanganmu, kristal menggambar waktu malu malu ku tatap fitrahku mendambakanmu dan aku ingin mencintaimu. *** akan ada perubahan di hari esok. bagi semua orang, itu adalah kodrat alam. namun, tidak bagiku. satu langkah di hari ini dan langkahlangkah selanjutnya teramat menentukan siapa aku di hari esok. di lima tahun yang...

Let It Go!

Judul buku: Spring In London Penulis: Ilana Tan Penerbit: Gramedia Pustaka Utama ISBN: 978-602-03-1016-9 Tebal; ukuran: 240 hlm; 20 cm Gadis itu tidak menyukainya. Kenapa? Astaga, ia-Danny Jo-adalah orang yang baik. Sungguh! Ia selalu bersikap ramah, sopan, dan menyenangkan. Lalu mengapa Naomi Ishida menjauhinya seperti wabah penyakit? Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video music ini kalau gadis itu tidak mengacuhkannya setiap saat? Kesalahan apa yang sudah dia lakukan? *** Masingmasing penulis memiliki cara tersendiri dalam menulis. Begitupun dengan Ilana Tan. Walau ending yang ditawarkan mudah ditebak tetapi penulis mengemasnya dalam kemasan yang apik. Gaya bahasa sederhana, ringan, dan alur yang menyatu dengan jiwa pembaca. Menurut saya dia merupakan seorang penulis melankolis terbaik (menurut saya), seorang juru masak ter-ciamik, selalu menyajikan prolog sebagai pembuka dengan begitu manis. Serasa terus penasaran dengan menu pertama,...

Jangan Melupakan Sejarah, Gaes

Judul buku: Gara-gara Indonesia Penulis: Agung Pribadi Penerbit: AsmaNadia Publishing House ISBN: 978-602-9055-16-0 Tebal: xiv + 210 hlm; 21x14.3 cm             Garagara Indonesia, Amerika kalah perang di Vietnam Garagara Indonesia, Napoleon kalah perang di Eropa. Garagara Indonesia kolonialis kehilangan puluhan Negara jajahan. Kalau tidak ada Indonesia mungkin Amerika tidak ditemukan Colombus. Kalau bukan karena Indonesia, mungkin malaria lebih mematikan. Kalau bukan karena Indonesia mungkin dunia tidak sedamai sekarang…             Ada apa dengan Indonesia? Kapan? Siapa? Masa? Tidak mungkin. Sebuah kitab berisi riwayat tentang suatu hak yang sedari lahir telah dimiliki yang ingin diperjuangkan. Mengajar untuk menyerukan segala aspirasi   hati nurani yang entah berlandaskan logika atau perasaan, bahkan keduanya. Tanpa mempertimbangkan t...