#sdrcwk (1)
menunggu daun yang gugur, sama saja dengannya. tetiba menghilagkan harapan.
___
![]() |
| sumber gbr. google |
"dek, ntar sore ke rumah paman, ya."
"janganmi. kalau ada waktu kosong saja. kamu suka tiba-tiba membatalkan."
"seperti daun kan?"
"apa hubungannya dengan daun?"
"tiba-tiba gugur. jatuh dari dahan. besok kau tidak akan menemukan daun yang sama di pohon yang sama."
"nah!"
dia AB. saya A. dua karakter yang sangat berbeda. karena saya kakak, biasa, ya emang dia harus ngalah.. kalau gak? liat ntar, gak gue acc permintaan lo. kami suka mempeributkan hal kecil. terutama saya, haha. nampaknya gen A
memang menempel erat dalam diri. apa-apa yang saya perbuat harus
sempurna. miring dikit, ganti. berubah sedikit, baper. wkwkwk.
sama seperti pagi ini. percakapan itu, percakapan yang senantiasa berulang lalu berubah seketika di sore hari. entah karena saya yang tetiba bad-mood malas menunggu dia yang menurut saya lelet atau bahkan saya sendiri yang tetiba mager. hehe.
seperti itulah kami. berbeda tapi sama.
___
...
"loh, lamami pulang?"
"iya." sambil tertawa.
"kenapa tidak sms 15 menit sebelum pulang?"
"lebih baik saya yang menunggu daripada kamu. kalau kk ian yang menunggu, hancur dunia. bahaya."
"OH."
"sebentar jemput toh?"
"iya. sms saja atau miskol."
"okay."
...
"eh, kenapa sepimi?"
"lamami pulang."
"kenapa tidak sms?"
"tidak apa-apa."
saya sering tertawa atau senyum merasa konyol akibat ini.
___
"dit, cobapi kamu liat ini." sembari menunjukkan sebuah video Ricis sama ponakannya, Maryam.
"kenapa jadi?"
"ih, lucu. coba nonton ulang."
"biasaji."
"ya ampun, itu toh dia kasih takut keponakannya baru keponakannya bilang tidak takut padahal bilangnya sambil nangis. gituloh dit."
"coba saya nonton lagi!"
setelah itu dia pun tertawa. ampun deh -_
malah menonton beberapa kali di malam itu. _-
___
"dit, kamu liatpi gambar ini."
"kenapa? itu siapa?"
"itu anaknya surya saputra."
"kenapa jadi?"
"kembar!"
"terus?"
"coba kamu baca."
doi teteup ga ngerti.
"ngapain liat-liat, mau bilang aku botak ya?"
liatpi dit. ekspresi sama captionnya itu lucu tahu!"
saya mulai gemas. dia sibuk dengan ponselnya.
___
terkadang, kami menertawakan hal yang sama. hal yang berbeda. lebih banyak berbeda. dia pandai memainkan ekspresi. saya tidak. dia betah berlama-lama dengan sesuatu yang tidak dia sukai. saya? jangan ditanya, saya akan meninggalkan hal itu.
punya saudara cewek itu asyik. bisa curhatin apa aja. tapi, sepertinya gak juga. masih ada rahasia sepertinya. A dengan tipekal suka mendem, ya gitu. gitu-gitu aja.
___
tiga bulan lalu dia dinyatakan lulus di kampus dan fakultas yang sama denganku. dia berhasil merebut satu kursi di jurusan yang paling saya idamkan. sementara, saya nyaris menyelesaikan studi di jurusan yang dia inginkan. well, kami saling melengkapi bukan?#sdrcwk
well, bulan ini lagi-lagi dia berhasil menyelesaikan satu misi. puji bagiNya, dia lulus berkas untuk penerimaan CPNS. bahagia? iyes. dia seneng banget. tapi gak bisa banyak berbuat, perjuangannya sebatas sampai di lolos berkas. gak bisa dilanjutin dengan beberapa pertimbangan. alhasil, doi diminta untuk fokus kuliah aja. gak usah mikir yang lain.
apapun itu, semangat ya kamu.
dah gitu aja. selamat hari kamis, jangan lupa tersenyum, manis.
.
.
.
.
diah a. said - seorang pembelajar
kendari, 7 sept 2017 | 12:53 pm

Komentar