04 09 1438H

we have a reason... for do what we want

Matahari kembali malu. Rintik tidak segan mengetuk tiap genting. Mei nyaris berakhir dan tumpukan kertas di meja belajar semakin giat memecah ingatan.

Tidak ada yang berbeda selain bekerja dan bekerja lalu menyelesaikan tugas. Berusaha untuk menyelesaikan apa yang telah di mulai adalah tugas terbesar dan tamparan telak ketika diri mulai ogah-ogahan untuk menyelesaikannya.
___

Nabi Yunus yang kemudian berjalan seorang diri meninggalkan kaumnya ke tepi pantai. Menaiki sebuah kapal. Kemudian kapal tersebut mengalami kelebihan penumpang yang mengakibatkan satu dari sejumlah penumpang harus rela dibuang ke laut guna mengurangi beban.

Tiga kali pengundian, nama yang sama. Bukankah tak ada yang kebetulan? Nama dia, lelaki utusan bernama Yunus itu harus rela dibuang ke laut. Bersama ombak ganas.

Alhamdulillah, Dia menjaganya. DiutusNya seekor ikan untuk menelan utuh tubuh Yunus. Selama itu pula proses muhasabah berlangsung. Yunus a.s sadar atas apa yang ia lakukan. Maka, keluarlah ia (dikeluarkan) dari perut ikan dan kembali membersamai kaum yang merindukannya.
___

Nabi Musa a.s. Nabi yang lolos dari pembantaian Fir'aun setelah diselamatkan Asiyah, Ratu Negeri Mesir. Musa yang kemudian diasuh oleh Asiyah dan tumbuh menjadi seorang yang gagah hingga menjadi seorang yang amat tidak disukai Fir'aun.

Pada akhirnya, ketika Musa dan Kaumnya menyelamatkan diri dari amukan Fir'aun, di tengah ketakutan kaumnya mendekati garis pantai, Musa menjawab, "Tenanglah, sesungguhnya Allah bersama kita (Qs.asyuara: ..)".

Izin Allah, tongkat Musa a.s ketika dipukulkan seketika membelah lautan. Musa a.s dan kaumnya selamat sementara Fir'aun dan bala tentara terkubur dalam dua lautan yang sempat terpisah.

Tidak ada yang tidak mungkin jika kita bersamaNya.
____

Pembuat roti yang istiqamah melafadzkan dzikir. Senantiasa beristighfar. Ketika lewat seorang lelaki mencari tempat peristirahatan (sebelumnya diusir dari masjidmasjid -tidak diperbolehkan tidur di masjid), ia menyilakan. Membolehkan lelaki tersebut memasuki kediamannya sembari terus membuat roti diiringi istighfar.

Saat ditanya mengapa beristighfar oleh tamu, pembuat roti menjawab sebab keutamaan istighfar sangat dahsyat. Dan, ia memiliki mimpi agar dapat bertemu dengan Imam Hanbali. Maka menangislah lelaki tersebut. Memeluk dan menceritakan siapa dirinya.

Dialah, Imam Hanbali. Imam terkemuka yang sempat nyaris tidak mendapat tempat berteduh yang layak akiba menerus terusir.
___

Bapak para Nabi. Yg keturunannya adalah para Nabi hingga Muhammad s.a.w.. Anak kecil yang mencari keberadaan Tuhannya pada matahari, bulan, bintang. Tumbuh menjadi pemuda pemberani yang mengkampak seluruh berhala menyisakan sebuah berhala beserta kapak. Lelaki yang kemudian, oleh Namrud dibakar hiduphidup dan setelah unggun tiada lelaki itu tetap hidup. Lelaki yang keturunannya adalah pencatat sejarah.

Dialah Ibrahim a.s. Bapak yang begitu taat atas perintahNya.
___

Banyak lagi kisah lainnya. Hidup adalah proses belajar yang tak akan pernah usai. Jangan lelah mengejar cita dan mencari makna. Kenalilah Tuhan agar diri tak kehilangan arah. 

Setiap tindak memiliki alasan. Jadikan alasan untuk bertahan mengalahkan alasan untuk mundur.

Sebab alasan adalah pilihan. Pilihan untuk tetap bersama dalam koridor yang sama atau alasan untuk berpisah di koridor yang lain.

"Jika kita senantiasa bergerak karenaNya?, maka Allah senantiasa 'kan tambahkan nikmatnikmatNya."
___

Keep moving forward.
___

dy a. said
Kendari, 29 Mei 2017 | 10.11 am

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kita yang... .

Belanja di Pasar Tradisional: Why Not?

B-e-n-d-e-r-a