guess the direction: doesn’t mean it’s not there
[25/4 3:46 PM] Mila: happy
graduation ka:
.
[25/4 3:27 PM] Ikrar Fitrah Ramadhan: Selamat yah mg cpt jd pns trus dpt
jodh yg soleh bahagia dunia akhirat.jgn sombong kalo dah jd org sukses dan
bahagiakn orangtuamu yg telh berjuang sampe kamu bisa pake toga
.
[25/4 1:25 PM] Azam: Selamat kak atas gelar sarjananya, semoga ilmunya bisa bermanfaat untuk orang banyak, dan semoga kak diah bisa terus membuat karya.
Maaf tidak sempat hadir, soalnya ada kerja tadi..
.
[25/4 1:25 PM] Azam: Selamat kak atas gelar sarjananya, semoga ilmunya bisa bermanfaat untuk orang banyak, dan semoga kak diah bisa terus membuat karya.
Maaf tidak sempat hadir, soalnya ada kerja tadi..
.
[25/4 6:11 PM] FMarwan: Wah. Barakallah
.
[25/4 6:21 PM] Jumarding: Waaahh...tdak tunggu2 kita.
Baraqallah kk @[[ dhnndhsd ]] @Faperta Dala juga...
.
[25/4 6:21 PM] Jumarding: Waaahh...tdak tunggu2 kita.
Baraqallah kk @[[ dhnndhsd ]] @Faperta Dala juga...
.
[25/4 12:52 PM] Has: Selamat kak... Wanita inspirasi L***
.
[25/4 12:01 PM] Yani: Conratulation kaka diah, smoga ilmunya bermanfaat bagi kluarga dan dan orang2 yg membutuhkan, sukses terus kak
.
[26/4 5:02 AM] Hajriani: Selamat diah...
Selamat datang di ketidakpastian.
[25/4 12:01 PM] Yani: Conratulation kaka diah, smoga ilmunya bermanfaat bagi kluarga dan dan orang2 yg membutuhkan, sukses terus kak
.
[26/4 5:02 AM] Hajriani: Selamat diah...
Selamat datang di ketidakpastian.
.
[26/4 6:02 AM] Betwan: Selamat diah eeee..
Kita haroa d baubau daannn
.
[26/4 6:02 AM] Betwan: Selamat diah eeee..
Kita haroa d baubau daannn
.
[27/4 7:28 PM] Mizati: Di, cantik sekali..
Barakallah
.
[27/4 3:32 AM] Riska: Assalamualaikum wr wb kak Diah..
Maaf sudah terlambat skli. baru ngucapin skrg..:pensive::pensive:
Congratulation nah kak atas graduate nya..semoga semakin berkah dan tambah berkarya serta cettaarrr membahana
Aamiin... Doa terbaik untk kakak Diah
[27/4 3:32 AM] Riska: Assalamualaikum wr wb kak Diah..
Maaf sudah terlambat skli. baru ngucapin skrg..:pensive::pensive:
Congratulation nah kak atas graduate nya..semoga semakin berkah dan tambah berkarya serta cettaarrr membahana
Aamiin... Doa terbaik untk kakak Diah
.
[27/4 8:18 PM] Hikmah: Barakallahu kak Diah... Semoga selalu menebar kebaikan dan selalu menjadi inspirasi
[27/4 8:18 PM] Hikmah: Barakallahu kak Diah... Semoga selalu menebar kebaikan dan selalu menjadi inspirasi
.
[27/4 7:15 PM] Ainun: Barakallahu fii Ilmy mbak Diah... ini kapan mbak?
[27/4 7:15 PM] Ainun: Barakallahu fii Ilmy mbak Diah... ini kapan mbak?
.
[27/4 7:30 PM] Lia: Weeeiiiss congrats mbakk...
Barokallah fii ilmik yak... Sukses terus ya... Semoga di mudah kan terus
langkah berjuang nya setelah ini
.
[27/4 6:49 PM] Mud 1389: barokallah mbak
.
[28/4 7:56 AM] Adhitya: Barakallah fii Ilmy Diah
.
[28/4 11:26 AM] Fawzy: Ternyata kemarin Mbak @[[ dhnndhsd ]] wisuda. Barakallah Fii Ilmy mbak, semoga
menjadi sarjana yang mampu memberikan kontribusi dahsyaaat bagi ummat dan bangsa (ainun, 2018)
.
[28/4 11:43 AM] Indrawati: Ternyata.... Tauk gitu ke KDI kemarin dah
Barakallah dindaaaa
[28/4 11:43 AM] Indrawati: Ternyata.... Tauk gitu ke KDI kemarin dah
Barakallah dindaaaa
.
[28/4 3:49 PM] Wanti: :two_hearts::two_hearts::two_hearts::two_hearts:
[28/4 3:49 PM] Wanti: Lepas tu ke papua?
[28/4 3:49 PM] Wanti: :two_hearts::two_hearts::two_hearts::two_hearts:
[28/4 3:49 PM] Wanti: Lepas tu ke papua?
.
[28/4 1:22 PM] Arsyil: Barakallahu
.
[28/4 7:47 PM] Dodi: Barakallah fi ilmi kak .
[28/4 1:22 PM] Arsyil: Barakallahu
.
[28/4 7:47 PM] Dodi: Barakallah fi ilmi kak .
.
[28/4 6:26 PM] Jamal: ternyata diah wisuda kemarin... barakallah atas gelar barunya
.
[29/4 9:04 AM] Alimin: Barakallah buat yg udah sarjana dluaan :sweat_smile::sweat_smile:
[28/4 6:26 PM] Jamal: ternyata diah wisuda kemarin... barakallah atas gelar barunya
.
[29/4 9:04 AM] Alimin: Barakallah buat yg udah sarjana dluaan :sweat_smile::sweat_smile:
.
[1/5 7:02 PM] Mulyani: Barakallah yahhh
[1/5 7:02 PM] Mulyani: Atas wisuda.
[1/5 7:02 PM] Mulyani: Barakallah yahhh
[1/5 7:02 PM] Mulyani: Atas wisuda.
Ke depan, perbincangan akan semakin panjang. Bukan lagi tentang konsep melainkan merunut wujud dari konsep yang ditawarkan. Akan banyak peran dan kinerja yang dibutuhkan untuk menjadikan satu-satu ide menjadi nyata. Bukan sekadar angan juga angin yang akan berlalu.
April menjadikannya ada. Kutipan ucapan via whatsapp yang sengaja ter-kopi walau tidak semua, cukup mewakili. Menyelesaikan studi kampus yang begitu jauh dari impian membuat diri sadar bahwa sesuatu yang diasah dengan baik akan menghasilkan ketajaman yang baik pula, agar tak mudah tumpul.
Lepas perhelatan akhir April, wanita paruh baya itu berkata,
"Kamu tidak lagi seperti yang dulu. Kamu akan berubah. Menjalani kehidupan seperti wanita lain. Dan, mungkin sebentar lagi kamu pun akan dipanggil 'mama'?"
.
"Are you kidding me, mom?"
.
"Mama tidak bercanda, Kak..." bersamaan dengan itu, sejumlah kalimat berbaris-baris turun memaksa hinggap dalam ingatan.
.
"Iya, Mama benar."
.
Maka, malam hari itu, usai mengisi bimbel di daerah rujab, semua seperti mimpi.
***
Beberapa pesan masuk bersifat melankolis. Perihal kehilangan. Sampai kapanpun kita akan terus kehilangan. Bersyukurlah jika memiliki rasa itu, setidaknya kamu tak cuek cuek amat kalo gitu. Dengan kehilangan itu, akan ada ganti yang lebih baik.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
-anonim-
Bersyukur, Allah tempatkan saya bersama orang-orang baik. Orang-orang yang tetaplah berperilaku sebagaimana fitrah seorang manusia. Yang memiliki dua sisi. Its okay. Kita perlu penerimaan.
Sebagai seorang muslim, kita memiliki cara untuk menata hati kita agar tak salah menerjemah. Alhamdulillah, sejauh ini Allah jaga hati ini dari hal yang tak diinginkanNya walaupun beberapa penyakit hati sempat hinggap. Kufur nikmat, futur iman, hingga frekuensi ibadah yang naik turun turut serta menjadi pewarna hati.
Maka, marilah percaya pada ketetapanNya. Tidak ada yang lebih indah sejauh rencanaNya. Semua tergantung cara kita untuk menjemputNya.
Saya yang semula bersikeras ingin menuntut ilmu di tanah Jawa, Allah takdirkan menuntut ilmu di tanah Sulawesi. Apakah langkah saya hanya berakhir di Sulawesi? Qadarullah, Allah takdirkan agar langkah kaki ini dapat menapak di tanah Jawa termasuk menumpang kereta api yang selama ini kandas. Allah tangguhkan hati dan jiwa ini melalui perjalanan-perjalanan yang jauh-jauh hari telah Ia siapkan. Selangkah, dua langkah, hingga langkah-langkah berikutnya. Sertai Allah, Allah dulu, Allah lagi, Allah sekarang.
Saya yang semula bersikeras harus mengambil konsentrasi IPA Murni agar dapat bebas bergelut meneliti, Allah lemah lembutkan hati saya agar memilih tiga studi non murni. Berpaling dari ilmu murni ke pendidikan memang sulit, tetapi itulah cara Allah menunjukkan kuasaNya. Apakah impian saya terhenti di bidang sosial budaya? Alhamdulillah, Allah iringi langkah saya pada kegiatan-kegiatan berbau akademik hingga mempertemukan saya dengan lembaga penelitian yang telah mengangkasa. Mempertemukan diri dengan sosok hebat. Manusia-manusia yang keep cetttarrrr everyday. May Allah bless us. Aamiin
Saya yang semula bersikeras ingin fokus di satu komunitas guna mengembangkan kompetensi... atas kuasaNya, Allah temukan serta tempatkan saya bersama mereka yang sevisi misi. Beberapa lembaga hadir sebagai pelengkap rasa. Semoga Allah memberikan saudara-saudara seiman saya tempat terbaik dalam jannah-Nya. Teman-teman, jika nantinya di akhir, kalian tidak menemukan saya, maka tolonglah untuk meminta padaNya, sebut namaku: Diah Anindiah Said, selamatkan aku dari pintu neraka, dari siksaan api neraka. Semoga kita senantiasa memperbaharui niat dan terus meng-up grade diri.
Tentu, Allah adalah sebaik-baik perencana. Pend Bahasa Indonesia Universitas Halu Oleo beserta perangkat-perangkat pembentuk karakter diri ini adalah sebuah rezeki yang tidak bisa di dapatkan tanpa izin dari-Nya.
Impian lain masih tersimpan. Terlupakan karena tak tertulis. Terabaikan karena tak se-urgent impian lain. Namun, akan terus dicoba agar terealisasi. Bukankah sebuah telur harus menetas agar tetap berlangsung kehidupan? Roda kehidupan terus berputar. Kita menjadi ada karena Allah menjadikan kita. Maka tempatkan Dia di segala urusan, tidak menduakanNya.
Kendari, 2 Mei 2018 || 2.31 pm
diah a. said - seorang pembelajar


Komentar