merayakan hari
"
Hidup itu berjalan sesuai keinginan hatimu. Ketika kamu bawa ke arah yang baik, tentu Allah akan berikan kebaikan padamu.
"
3 Januari 2020
Saya pernah menemukan seorang perempuan yang tak rela membuang sub total belanjaannya. Bertemu lelaki yang tak membuang barang tuanya meskipun itu terlihat tak berguna. Bertemu anak yang kerap berpura tangis agar dituruti keinginannya. Bertemu remaja yang merengek pada teman lelakinya. Bertemu segerombolan bocah yang teramat berisik. Bertemu nenek penjual masker. Bocah penjual es dan kue. Juga, hal lain.
Setiap pertemuan tersebut memiliki kisah yang tak sama. Ada hikmah. Maka, perjalanan adalah hal yang mengasyikkan untuk memetik buah bernama hikmah. Terkadang, kita bersifat abai. Tidak menganggap bahwasanya tiap temu adalah pembelajaran bagi hambaNya yang bersyukur.
Saya menikmati seluruh momen. Tidak ingin merusak suasana juga ingatan, memilih untuk menulis adalah pilihan terbaik. Menulis sama dengan merawat ingatan termasuk menjaga kenangan.
Kadang, kita tidak ingin menemukan kehidupan tertentu. Misal, tidak ingin tahu bagaimana dan mengapa sesuatu menimpa seseorang. Kita terlalu sibuk mengelilingi kebahagiaan.
"Kalian tahu tidak, di Ibu Kota tak jarang kalian akan menemui bapak/ibu tua yang mengemper di pinggir toko demi beristirahat (sejenak)?"
"Tidak, Bu. Ibu melihatnya? Kapan? Untuk apa?"
"Sesekali pandanglah sekitar. Jangan terlalu fokus pada kebahagiaan dan kesedihanmu. Ke luar kota, bukan berarti mengunjungi mol, mendatangi tempat wisata, dan mengunggah foto di medsos. Ada hal yang lebih dari itu. Berbagi. Berbagi kebahagiaanmu. Berbagi kesedihanmu yang sebenernya ga penting."
Dan, raut mereka yang tadinya serius mulai berubah kesal. Tahu akan kemana perbincangan ini berlanjut.
Kita memang dituntut untuk peka. Menakjubkan ketika tahu akan kemana kita setelah ini dan itu. Kita akan memilih mana yang penting, sederhana, dan tidak begitu penting. Hal yang mengesankan kelak adalah yang sederhana.
Melakukan perjalanan bersama keluarga, menikmati masakan ibu, berceloteh bersama adik, menghirup kepulan teh, atau bergesek dengan rumput segar serta membaui dingin, naik angkot ke kampus, berjalan kaki sepanjang keterdesakan, berkumpul bersama teman, juga berhasil melakukan sesuatu--memasak mungkin--. Terlalu sederhana tetapi memberikan peran penting dalam kehidupan kita. Diamdiam halhal tersebut membentuk karakter diri.
Oh, iya, ketika melakukan itu semua tinggalkan atau matikan gadget. Sulit? Iya, memang. Namun, layak dicoba.
___
Selamat merayakan hari. Bahagialah (kamu).
"
Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah kecuali doa.
"
-HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah-

Komentar