there's a life, there's a hope

 

 
Ada hal bagi dua dunia yang berbeda. Pepatah mengatakan, "There's a life, there's a hope.", sebab manusialah sang pembuat harapan itu. Yang hidup, yang membuat harapan untuk terus melanjutkan kehidupan. Sedang, bagi yang tidak tampak, "While there's a hope, there's a life." Hal ini berlaku untuk beberapa hal, termasuk manusia.

Manusia ada karena adanya sebuah harapan. Harapan untuk membentuk dan melanjutkan hidup. Bagaimana kemudian Sang Maha Pencipta menciptakan Hawa dari rusuk seorang Adam, yang ia cipta dari tanah. Maka, lahirlah Qabil Habil beserta saudara kembar mereka yang cantik jelita. Jika, Adam tak digoda iblis untuk memakan buah Khuldi, maka tentu akan berbeda cerita di zaman sekarang ini. 

Membaca buku #imsahraza, memberi tahu bahwa takdir adalah ketetapan. Sejauh apa berusaha, Ia akan menguji sesuai kesanggupan hambaNya. Tidak melebihi batasan. Tentang Sahraza. Bayi mungil yang menanti kehadiran ayah ibu. Tentang ayah ibu yang menanti kehadiran Sahraza. Tentang keluarga. Kepastian. Penantian. 

Genap Lima tahun mendiami Bumi Anoa, tidak serta merta membuat diri merasa puas. Sedianya, masih banyak kekurangan. Ilmu Allah yang begitu bertebaran belum mampu diraup satu per satu. Masih banyak sifat lalai, abai, jengah, dan ujub yang sulit menjauh dari diri ini. Namun, dengan begitu, satu nikmat yang terus disyukuri bahwa diberiNya kesempatan untuk saya menimba ilmu. Menyelesaikan kewajiban sebagai seorang thalabul 'ilmi.

Kegagalan tentu saja banyak. Termasuk alasan CV yang belum purna; hingga saat ini belum. Masih jauh dari kata layak. Apa yang kamu lakukan selama ini, Diah? 

Saya percaya pada sesuatu yang bernama mukjizat. Hehehe... Dimana seorang hamba mengeluh, berkesah di hadapanNya; akan disimakNya dengan baik. Tak jarang, Ia segera meloloskan permintaan. Terkadang menunda. Bahkan kerap diganti dengan yang lain.

Rencana Allah lebih baik dari rencana manusia. Ketetapan Allah lebih dari apa yang telah manusia tetapkan. Dalam Qur'anNya, Allah berfirman dalam salah satu surah, "Allah is the best planners."

---------------------------- 

Ketika 2016, saya menginginkan segera menyelesaikan studi pasca KKN September saat itu... saya masih bergelut dengan dunia organisasi. Posisi dan peran yang berat ketika saya memutuskan akan menyelesaikan studi. Saya memilih mengumpulkan literatur. Sebanyak mungkin.

2017. Doa-doa semakin melangit. Pertanyaan 'kapan' kian melejit. Agustus saat itu adalah harapan untuk segera mengakhiri. Qadarullah, Allah izinkan untuk sidang proposal. 

2018. Semua berkobar. Bukan lagi pertanyaan kapan tetapi mengapa. Allah memang sebaik-baik Sang Maha Menetapkan dan Maha Membolak-balikkan hati. Alhamdulillah, atas izinNya, gelar itu tersemat di belakang nama. Gelar yang tidak begitu berarti tetapi menjadi penanda bahwa ini adalah tangga pertama. Kamu harus menaiki tangga selanjutnya, Di. Mencari dermaga. Memilih dermaga dimana kamu akan berlabuh. 
 

 “All travel has deeper meaning through its journey. If the travelers visits better countries, they may learn to improve his own. And if fortune carries them to worse, they may learn to be grateful”
-Dewi N. Aisyah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

kita yang... .

Belanja di Pasar Tradisional: Why Not?

B-e-n-d-e-r-a